Rabu, 27 Oktober 2010

SELAMAT SUMPAH PEMUDA


SIKAP DAN AKSI SUMPAH PEMUDA
PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA KABUPATEN MALANG
                                     
Sumpah Pemuda adalah momentum penting dalam perjalanan bangsa ini. Sebab dari sumpah pemuda merupakan embrio lahirnya kesadaran kedaulatan berbangsa. Sumpah Pemuda hadir bagaikan pemantik membakar semangat nasionalisme seluruh bangsa. Namun hari ini masih ada keruntuhan semangat nasionalisme dan retaknya kedaulatan bangsa, konflik antar suku, konflik perebutan kekuasaan ekonomi, ditambah lagi hilangnya sejumlah wilayah NKRI. Negeri ini sudah semakin “terjerat” dengan agenda-genda ekonomi politik internasional dalam bentuk pasar bebas, hutang luar negeri, dan perang terhadap terorisme menjadikan Indonesia bagian dari “korban” kepentingan Negara Maju. Proses ekonomi-politik di dunia internasional akan menjadikan sistem politik dan ekonomi nasional terbawa arus kepentingan kapitalis internasional. Indonesia, sebagai negara yang memiliki posisi strategis, akan berhadapan terus dalam perang kepentingan negara-negara maju. Sistem struktur politik yang bersifat sentralistik dan birokratis yang mempersempit ruang partisipasi dan  kreativitas masyarakat, membuat proses pemerintahan menjadi bersifat tertutup dan rentan terhadap segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan diperparah lagi tidak adanya kemauan pemimpin negeri ini untuk mewujudkan pemerintahan yang ANTI KORUPSI.
Pemerintah anti kritik, keluarnya Prosedur Tetap (Protap) No 1/X/2010 tanggal 8 Oktober 2010 yang baru diresmikan oleh Polri pada 8 Oktober lalu PMII menilai sebagai protap yang berlebihan. Apalagi dikaitkan dengan aksi mahasiswa di seluruh Indonesia dalam menyikapi sikap kritis terhadap pemerintah menandakan bahwa pemerintah memang ANTI KRITIK. Sangat disesalkan juga apabila Polres Malang menerapkan protap satu tersebut digunakan dalam pengamanan pelaksanaan aksi kritis yang dilakukan mahasiswa diwilayah Malang Raya.
Oleh karena itu, PMII Kabupaten Malang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk membangkitkan semangat Nasionalisme. Pada hari yang bersejarah inilah Sumpah Pemuda merupakan refleksi bersama KAUM MUDA dengan semangat PERUBAHAN untuk INDONESIA, maka PMII Kabupaten Malang menegaskan sikap untuk pemerintah pusat, propinsi dan daerah :
1.    PMII tegaskan sikap bahwa pemerintahan SBY-BOEDIONO adalah pemerintahan yang GAGAL dalam memberi rasa aman terhadap rakyatnya dengan lemahnya diplomasi internasional, maraknya aksi premanisme, mafia hukum dan makelar kasus, konflik berlatar belakang SARA serta Lambannya Penanganan BENCANA ALAM.
2.    PMII tegaskan sikap menolak segala bentuk sistem perekonomian yang menganut faham neoliberalisme, dan eksploitasi sumber daya alam untuk kepentingan asing.
3.    PMII tegaskan sikap kepada pemerintah Kabupaten Malang untuk mewujudkan pemerintahan yang ANTI KORUPSI dengan prinsip Hentikan Kapitalisasi Kabupaten Malang.
4.    PMII tegaskan sikap negara perkuat national character building dan national interest dalam segala aspek pemerintahan dan pembangunan bangsa.
5.    PMII tegaskan sikap sebagai komponen kepeloporan generasi muda dalam perkuat kepemimpinan bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi kedepan.

TANGAN TERKEPAL DAN MAJU KEMUKA  !